Selasa, 03 Februari 2015
Miras Oplosan
Suatu pagi yang cerah di sebuah SD, seorang guru yang begitu berdedikasi mengajar anak-anak muridnya, ia akan mengulas tentang bahaya minuman keras kepada mereka.
Sebelum memulai pelajaran pada hari itu, dia telah menyiapkan 2 ekor cacing hidup sebagai bahan percobaan dan 2 gelas yang masing-masing berisi air mineral dan minuman keras (miras) OPLOSAN.
"Anak-anak… !!!
Coba perhatikan, Bapak akan memasukkan kedua cacing ini kedalam gelas yang telah Bapak siapkan."
"--- 1. Cacing sebelah kanan Bapak masukkan kedalam 'AIR MINERAL',
--- 2. Sedangkan cacing sebelah kiri Bapak masukkan kedlm 'MIRAS OPLOSAN'"
Semua mata tertuju pada kedua ekor cacing itu. Cacing yang berada didalam gelas berisi 'AIR MINERAL' itu berenang BEBAS didalam gelas.
Sedang di dalam 'MIRAS OPLOSAN' cacing langsung tergeletak, mati....
Sang guru pun tersenyum, melihat anak-anak muridnya memperhatikan dengan penuh perhatian pada pelajaran yang disampaikannya.
"Baiklah anak-anak........!!!
"Kesimpulan apa yang dapat kalian petik dari peristiwa tadi.....?
Dengan penuh keyakinan seorang murid menjawab : "SUPAYA KITA TIDAK CACINGAN ..... SEGERA MINUMLAH ...... 'MIRAS OPLOSAN' ....... PAK GURU …!!!
Senin, 02 Februari 2015
Kekasih Di Pelaminan
Percakapan sepasang kekasih yang baru naik pelaminan.
Cewek : "Aku sudah lama menunggu saatnya tiba."
Cowok : "Apa kau rela bila aku mati?"
Ce : "Tidak, janganlah kau berpikir hal seperti itu."
Co : "Apakah engkau mencintaiku?"
Ce : "Ya tentu, selamanya aku akan tetap begitu."
Co : "Apakah kau pernah selingkuh?"
Ce : "Tentu tidak. Aku tidak akan pernah melakukan hal seburuk itu."
Co : "Mau kah kau menciumku?"
Ce : "Iyaaa."
Co : "Sayaang.."
Alangkah romantisnya bila dialog itu dibaca dari atas ke bawah. Dunia ini serasa hanya milik mereka berdua.
Coba sekarang anda baca dari bawah ke atas. Sungguh menyedihkan!
Pejabat Blusukan
Jokowi sedang blusukan tanpa pengawal di Sumatera Utara, tiba-tiba ia berkeinginan mengemudikan mobil sendiri.
Sopir disuruh duduk di belakang.
Tapi, di sebuah lampu merah, mobil disetop polisi.
Briptu Tarigan yang nyetop mengenali wajah sang sopir - buru-buru menghubungi komandan :
"Pak, saya baru nyetop pejabat penting Pak"
"Siapa? Walikota?"
"Bukan Pak"
"Kapolda?"
"Bukan Pak, lebih tinggi dari Gubernur pak"
"Siapa?"
"Tak tahulah aku pak - yang nyupir saja Jokowi"
Langganan:
Komentar (Atom)
