Minggu, 10 Mei 2020

PSBB

*Pembatasan Lalulintas*

Sebuah truk dihentikan Polantas di tol. Terjadi percakapan sopir truk dan Polantas.

Polantas: Dari mana mau kemana?!!

Sopir : Dari Jakarta mau ke Surabaya pak.

Polantas : Tidak bisa..!!! Putar balik...!!!

Sopir : Tapi pak, ini truk logistik lho pak...bukan mobil pribadi. Ini ngangkut kebutuhan masyarakat sehari2.

Polantas : Tidak ada tapi2 an...!!! Pokoknya tidak bisa..!!! Ayo putar balik...!!!

Sopir : Logistik ini harus nyampe Surabaya besok subuh. Jangan gila deh pak... Coba jelaskan kenapa saya harus putar balik?

Polantas : INI TOL MERAAKKK... !!!😠😡

Sopir : 🥴🥴🤕

Senin, 04 Mei 2020

NU Dimuhammaddiyahkan

Suatu hari, di bulan Ramadhan, *Gus Dur* mengundang *Pak AR Fakhruddin* _(ketua Umum Muhammadiyah dari 1971-1990)_ ke Tebuireng, Jombang.
Tiba waktu tarawih, Gus Dur menyilakan Pak AR Fakhruddin memimpin ribuan jemaah tarawih yang jelas saja NU.

Sebelum mulai tarawih, Pak AR bertanya pada jemaah. _“Ini mau tarawihnya cara NU yang 23 atau Muhammadiyah yang 11 rakaat?”_

_“NU……”_ Kompak jemaah menyahut begitu dengan rasa hereoik pada ke-NU-annya di hadapan tokoh besar Muhammadiyah tersebut.

Pak AR mengiyakan saja. Lalu dimulailah shalat tarawih.

Cara ngimami Pak AR pelan, halus, kalem, sehingga baru usai delapan rakaat saja, durasinya sudah melampaui salat tarawih ala NU biasanya.

Pak AR berkata pada jamaah sebelum lanjut takbir berikutnya. _“Ini mau lanjut 23 rakaat ala NU beneran?”_ Kompak para jamaah menyahut, _“Ala Muhammadiyah saja…..”_

Pak AR pun menyetujui, diiringi tawa gelak semua orang. Tuntas tarawih dan witir, Gus Dur berkata kepada para jamaah, di hadapan Pak AR.

*“Baru kali ini ada sejarahnya warga NU di kandang NU dimuhammadiyahkan secara massal oleh seorang Muhammadiyah saja….”*

Semua orang terkekeh, termasuk Pak AR.

Pak AR Fakhruddin lahir di Jogja 14 Februari 1914. Wafat di Solo 17 Maret 1995. Ia menjadi ketua umum menggantikan Kiai Faqih Usman dan digantikan oleh Kiai Azhar Basyir. Ketiganya dekat dengan para tokoh NU, termasuk Gus Dur.

CF: @aris_blackwolf

Kim Jong Un, Trump, Brodin

Breaking news.....!!

Ternyata Kim Jong Un....masih hidup.
Simak pidato nya...
*Kim Jong Un, Presiden Korea Utara berpidato membanggakan negaranya*

Beliau berkata: "Tidak hanya senjata nuklir, dalam 10 thn kedepan kita juga akan membuat terobosan baru yakni tim antariksa kami akan mendarat di matahari."

Mendengar ini para pendukungnya lantas bersorak bangga. 

Lalu seorang wartawan bertanya: "Matahari suhunya begitu panas, bagaimana bisa mendarat di matahari...?"

Sesaat suasana dalam ruang tersebut berubah menjadi hening.

Beberapa saat kemudian, setelah Kim Jong Un menghisap cerutunya beberapa kali, dia menjawab: "Kita perginya malam hari!"
Seketika para pendukung Kim bersorak kembali.

Donald Trump, Presiden AS yg menonton tayangan langsung ini di TV, segera merespon dgn mengatakan kepada para staff-nya: "Gila ini orang, malam hari mana ada matahari...?"

Brodin orang Madura  di Indonesia, juga ikutan komentar:
"Trump itu kurang wawasan... Matahari & Hypermart kan buka smp jam 10 malam...
😅


*Tertawa dan tersenyum itu menyehatkan*😃

Cita Cita

Puasa

PSBB

Piasa

PSBB : Mudik

Puasa