Seorang Nenek berkaca mata tebal naik Bus jurusan Jogja-Solo bersebelahan duduk dengan Krisna.
Tak lama dayang kondektur menagih ongkos bis yang Rp 15.000
"Maaf ongkosnya Nek"
Si Nenek dengan "slow motion" membuka retsleting tasnya yang diletakkan di sebelahnya. Disebabkan matanya yang sudah rabun si Nenek belum menemukan uangnya.
"Ntar ya bang belum ketemu nih", kata si Nenek.
Kondektur dengan sabar melanjutkan ke penumpang yang lain. Tak lama kemudian si kondektur balik lagi ke si Nenek.
"Sudah ada Nek ongkosnya?" tanya kondektur.
Si Nenek yang pelupa dan rabun kembali membuka retsleting dan mencari-cari lembaran uang nya.
"Waduh maaf bang belum ketemu, sabar ya pasti saya bayar koq".
Kejadian tersebut terulang beberapa kali selama perjalanan sampai akhirnya pemuda bernama Krisna yang duduk persis di sebelah tas si Nenek berkata : "Maaf ya Nek saya bayarin aja ya".
Tanpa menunggu jawaban si Nenek, Krisna memberikan 3 lembar uang 5 ribuan ke kondektur.
Si kondektur terharu dan bangga terhadap Krisna lalu berkata : "Alangkah mulia dan baik hatimu anak muda"
Demikian juga si Nenek dengan haru dan suara bergetar berkata : "Aduh nak kamu baik sekali, terima kasih ya!!"
Krisna : "Gak papa Nek, daripada gara-gara 15 ribu retsleting celana saya bolak-balik dibuka-tutup dan diaduk-aduk mending saya bayarin deh... Lama-lama ngiluuuu juga soalnya nek ........!!!"
😜😜😊😊😊😄😄😄
Tidak ada komentar:
Posting Komentar