Rabu, 29 Juni 2016

Mengajar Di Papua

 


Seorang guru transmigran dari Jawa yang mengajar di Papua bertanya kepada muridnya.

πŸ‘© Bu Guru : "Coba kamu Matius, siapakah Soeharto?"
πŸ‘± Matius : "Tra tau Ibu..."
πŸ‘© Bu Guru : "Kalau Megawati Soekarno Putri?"
πŸ‘± Matius : "Saya tra kenal juga Ibu..."
πŸ‘© Bu Guru : "Bagaimana ini... Kau tidak pernah belajar kah...?!"
πŸ‘± Matius : "Belajar lah Bu... Sekarang saya tanya Ubu... Ibu kenal Dominggus Pigome kah?
πŸ‘© Bu Guru: "Tidaak!!"
πŸ‘± Matius : "Zakharias Kayame?!!"
πŸ‘© Bu Guru : "Tidak tau juga... Memang mereka siapa?!!"
πŸ‘± Matius : "Ya itulah Ibu... Kita ini kan punya kenalan sendiri-sendiri....
Jadi jangan paksa saya tau dengan kenalan Ibu...."




πŸ‘±πŸ‘©πŸ‘±πŸ‘©

Jumat, 24 Juni 2016

Bimbang

  


Suami sepulang kerja menampakkan muka melas dan sedih...

Istri : kenape bang? abang capek? aye masakin air anget ya?
 
Suami : gak usah.

Istri : abang mau kopi atau teh? aye buatin ya?

Suami : gak mau.

Istri : abang cape? sini aye pijitin.

Suami : gak usah.

Istri : abang kenape? ditawarin ini itu gak ade yang mau, abang lagi kenape si bang?

Suami : abang lagu bingung nih....

Istri : bingung ngape?

Suami : tadi pimpinan kantor bilang semua karyawan yang pria diharuskan minimal punya istri dua, kalo gak di PHK, ude gitu dikasih waktu cuman sebulan lg... hadeeeeh, kalo abang di PHK bisa-bisa mati kite neng...

Istri : gak nape nape bang insya Allah mati syahid....



πŸ€•πŸ™πŸ˜‡πŸ™

Jumat, 17 Juni 2016

Cerita Mengharukan

  


Cerita mengharukan

Suatu ketika ada seorang bapak yang kaya raya, berkendara dengan mobil mewahnya melintasi jalan perkampungan.

Betapa terkejutnya kala ia melihat seorang ibu yang sedang memakan rumput ditepi jalan, dengan perasaan iba dihampirinyalah ibu itu

Bapak : "Mengapa ibu memakan rumput?"

Ibu : "Saya orang miskin pak, tak mampu beli beras."

Bapak : "Kalau begitu mari ikut saya bu."

Ibu : "Tapi anak saya ada 8 orang pak."

Bapak: "Apakah mereka semua makan rumput juga?"

ibu : "Iya pak."

Bapak : "Ooowhh...baiklah bu tidak apa-apa, ajaklah anak-anak ibu semua."

Lalu diajaklah semua anaknya ikut ke rumah mewah.

Dalam mobil terjadilah percakapan lagi.

Ibu : "Kenapa bapak baik pada kami?"

Bapak : "aaah tak apa-apa bu, kebetulan rumput di rumah saya sudah pada panjang..!!"

Ibu : *dasar nu gelo siah*......



😑πŸ’₯πŸ”«

Signal Jelek

  


πŸ’€  πŸ‘» πŸ‘Ί  πŸ‘½  πŸ€–  πŸ‘Ώ  πŸ’©  πŸ™€


Malem-malem pak hansip ngeliat cewek lagi ber hp an sembari duduk di atas kuburan.

Hansip ngedeketin trus nanya : "Neng kok main hp di atas kuburan sih?"

Si cewek jawab : "Signal nya di dalam jelΓ¨k pak...!!!"

Hansip 

πŸƒπŸ’₯πŸƒπŸ’₯πŸƒ

πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»

Kamis, 16 Juni 2016

Suami Yang Hilang

  


Suami yg hilang..

Istri : "Pak Polisi, Suami saya hilang, tolong dicari sampai ketemu, karena saya tak bisa hidup tanpa dirinya."

Polisi : "Sejak kapan Suami Ibu hilang?"

Istri : "Sejak dua minggu yang lalu Pak!"

Polisi : "Hah... Kenapa Ibu baru lapor sekarang?"

Istri : "Karena saya baru ingat, hari selasa besok dia dapat THR."



πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‹πŸ˜‹

Dokter Dukun

   



Ada seorang pengangguran bernama Udin. Dalam kejenuhan mencari pekerjaan, akhirnya dia pun mencoba membuka sebuah klinik pengobatan, walaupun dia bukan dokter ataupun pernah kuliah kedokteran.

Supaya orang-orang mau berobat ke klinik nya, Udin membuat iklan menarik :

"Kalau sembuh cukup bayar 100 ribu, kalau tidak sembuh kami bayar anda 1 juta."

Konon ada seorang dokter tak sengaja membaca iklan itu dan langsung ingin mencoba.

Udin : "Sakit apa Pak..?"

Dokter : "Mulut hambar, kalau makan tak terasa apa-apa."

Udin : "Oh baiklah. Itu cukup diberi obat nomer 22 sebanyak 3 tetes di dalam mulut."

Dokter : "Wah! Minyak rem ini, bukan obat.!"

Udin : "Hah, bapak sudah bisa merasakan lagi. Silahkan bayar 100 ribu."

Dokter itu jengkel karena merasa dikerjain, selang seminggu kemudian dia datang lagi.

Udin : "Sakit apa lagi..?"

Dokter : "Saya hilang ingatan."

Udin : "Baiklah, saya akan memberikan obat nomer 22 dan gunakan sebanyak 3 tetes dalam mulut."

Dokter : "Wah! gak mau, itu minyak rem yang kemarin kan?"

Udin : "Wah, bapak udah bisa mengingat lagi? Berarti sudah sembuh. Tolong bayar 100 ribu."

Dokter tersebut makin jengkel karena merasa dikerjain lagi. Seminggu kemudian dia datang lagi berniat balas dendam. Kali ini dia mau pura-pura sakit yang parah biar dokter gadungan itu tidak mampu menyembuhkan.

Udin : "loh.. sakit apa lagi, Pak.?"

Dokter : "Mata saya rabun tidak bisa melihat apa-apa dengan jelas."

Udin : "Mohon maaf, Pak.., kalau sakit seperti itu saya tidak bisa menyembuhkan. Ini silahkan ambil 1 juta (sambil menyerahkan selembar uang dua ribu rupiah)."

Dokter : "Wah! Ini kan cuma dua ribu rupiah!"

Udin : "Wah, bapak sudah bisa melihat dengan jelas? Berarti anda sudah sembuh. Silahkan bayar 100 ribu."




πŸ€•πŸ˜·πŸ€’πŸ˜°

Rabu, 15 Juni 2016

Perlu Minum

  


Pertanyaan seseorang aki-gojil gokil tentang hukum orang yang lupa makan saat berpuasa kepada seorang Ustadz.


"Ustadz, ... saya mau tanya...

Barusan saya mengunjungi seorang teman di rumahnya, ternyata dia lagi makan dan lupa kalo sedang berpuasa, setelah saya ingatkan dia segera berhenti makan dan melanjutkan puasanya.

Pertanyaannya, bagaimana hukumnya, bolehkah sekarang dia minum walau hanya setengah gelas saja.

Mohon jawabannya segera Ustadz, ... karena teman saya sekarang lagi kepedesan."



😊😭

Gorengan Kedaluarsa Nggo Buko

  


Mukidi tuku gorengan.

Mukidi* *(M)* : "Yu, aku tuku gorengane."

Penjual (J) : "Sing endi, kang?"

(M) : "Lho.. Ono pirang macem, Yu?"

(J) : "Sing iki pisang goreng rong ewu telu, Mendoan rong ewu papat, Tahu goreng rong ewu lima, kang!
Sampean arep tuku sing endi kang?"

(M) : "Walah... Gorengan wis kadaluwarsa kabeh iku. Kok sik didol ae, Yu yu?!"

(J) : "Èh.... , sampean nek ngomong sing enak po o..... Jajal deloken disik, sik anyar iki nembe tak entas teko wajan kok ngomong kadaluwarsa? 
Sampean ojok ngawur loh ngomonge."

(M) : "Lho..., lah sampean dewe tah sing omong mau, pisang goreng 2003, mendoan 2004, tahu goreng 2005.
Lha sak iki wis taun 2016 Yu!  
Ýo opo ga wis kedaluwarsa iku ??!"

(J) : "Walah, koen.... jan kakean omong!
Lambe mu tak goreng sisan engko tak dol rong ewu nembelas...!!"

Mukidi mlayu rasido tuku gorengan.



πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜›πŸ€•

Selasa, 14 Juni 2016

Jin Dan Wanita Cerewet

  


Jin Dan Wanita Cerewet.

Alkisah terdapat sepasang suami-istri. Si suami yang penyabar, sedangkan sang istri bertabiat ketus dan suka marah. 
Karena tidak tahan, suatu pagi si suami mendorong istrinya ke sumur yang tidak begitu dalam.

Siang hari, suami berkata dalam hati : "Enaknyaaaa gak ada yg marah-marah."

Sore nya si suami masih menikmati ketenangan suasana. 

Pada malam tiba, si suami mulai gelisah. Lalu memutuskan untuk mengeluarkan istrinya dari dalam sumur. 

Setelah melemparkan tali, si suami berkata : "Istriku, maafkan aku. Aku khilaf. Kita ini saling melengkapi. Keluarlah sayang. Aku kangen."

Tali pun bergerak perlahan, tiba-tiba dari bibir sumur muncul lah sesosok orang tua dengan jenggot dan rambut putih yang panjang.

Suami : "Siapa kamu??"

Sosok : "Aku Jin penunggu sumur!"

Suami : "Mana istriku? Aku rindu padanya. Kau apakan dia??!"

Sosok : "Istrimu baik-baik saja di dalam."

Suami : "Lalu kenapa kau yang muncul dari dalam??"

Sosok : "Aku tidak tahan dengar omelan istrimu."



πŸ˜ΏπŸ˜°πŸ€•

Senin, 13 Juni 2016

Penunggu Bis Berdarah

  


Kisah Nyata di Malam Jum'at.... 

Dari Cirebon Dalban malam ini ke Jakarta dengan bis malam, maksudnya ingin ke tempat teman-teman yang ada di Rawa Mangun pondok Gus Nuril. 

Tiba-tiba seorang kakek tua naik dan menawarkan buku-buku pada penumpang.

“Bukunya nak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, dan lain-lain”, ujar si Kakek.

Dalban yang sedang tidak bisa tidir pun tertarik. “Ada buku horor ga Kek?”

“Oh suka cerita horor ya? Kebetulan sisa satu, Pas lagu ceritanya. Tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘PENUNGGU BIS BERDARAH'. Serem banget pokoknya.”

“Boleh juga tuh, berapa harganya Kek ?”

“Rp 195.000, Nak”

“Wow, mahal banget, Kek”.

“Ya namanya juga buku Best Seller, Pengarangnya juga sangat terkenal, Semua yang baca buku ini kabarnya syok loh waktu baca endingnya," si Kakek promosi ala salesman.

Dalban pun mengalah.

Entah kenapa, pada saat ia serahkan uang tersebut ke kakek, tiba-tiba petir menggelegar padahal di jalan engga hujan. 

Angin mulai bertiup kencang, dan bis berjalan terseok-seok... 

Si Kakek turun dari bis kisaran masuk ke pintu Tol Cipali, tiba-tiba berhenti dan menolehkan wajahnya pelan-pelan ke Dalban. 

“Nak," ujarnya lirih, “Apa pun yang terjadi, harap jangan buka halaman terakhir. Ingat, apapun yg terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.”

Jantung Dalban berdegup kencang. Saking takutnya, ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga si kakek turun dari bis dan menghilang ditelan kegelapan.

Paada saat hampir sampai di Tol Cikampek Dalban selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir.

Dan memang benar seperti yang dikatakan si Kakek, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan.

Bis melaju kencang, dan hujan turun deras di sepanjang Tol Cikampek menuju jakarta. Kilat menyambar bergantian, terdengar suara guruh menggelegar. Dalban melihat sekeliling dan ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya merinding.

“Baca halaman terakhirnya ga ya?," pikir Dalban bimbang. Antara penasaran dan rasa takut berbaur jadi satu. Di luar malam tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”

Dengan tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir buku tersebut secara perlahan.

Dan akhirnya tampak lembaran kosong dengan sepotong tulisan di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Dalban membaca huruf demi huruf :

Judul : PENUNGGU BIS BERDARAH.
Pengarang : Duyung Dayani 
Penerbit : CV. Angin Ribut
Harga Pas : Rp. 10.500 ... 



πŸ˜πŸ˜πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜ƒ

Tips Mudik

  


Delapan Tips Mudik Ala Cak Lontong

1. Sebelum mudik, periksa kembali apakah rumah anda sudah dalam keadaan terkunci dan pastikan anda sudah tidak berada di dalamnya.

2. Pasanglah alat pengamanan tambahan pada rumah anda seperti : police line/garis polisi, papan pengumuman bertuliskan “Rumah ini Dalam Pengawasan KPK”, atau setting eksterior rumah anda seperti rumah angker.

3. Jika Mudik menggunakan Pesawat Terbang atau Kapal Laut, usahakan jangan naik, apalagi turun, ditengah perjalanan.

4. Jika Mudik menggunakan Bus, pastikan wujudnya panjang, rodanya besar dan banyak jendelanya, Jika tidak, bisa jadi itu cuma Odong-odong.

5. Waspada terhadap orang asing yang Berbaik hati menawarkan minuman-makanan. Demi keamanan usahakan minta “mentahnya” saja.

6. Mengantisipasi sesaknya penumpang, hindari membawa barang yang tidak perlu seperti : meja makan, tangga, kulkas, mesin cuci, gen set, kasur, sofa apalagi piano.

7. Bawa bajunya jangan banyak-banyak karena ini mudik, bukan minggat.

8. Tips mudik terakhir yang Paling Penting adalah pastikan anda punya Kampung Halaman.

Selamat mudik...



πŸ‘¨πŸ‘©πŸ‘§πŸ‘¦πŸšŒπŸšžπŸ›¬πŸ›³πŸ˜

Kodim Dan Polsek

  

Anggota Polsek protes keras!!

... jelang buka puasa di komplek Polri ... sang ustadz memulai dzikir dengan diikuti oleh jamaah, ...
 
"Ya *qodim*..
Ya *qodim*..
Ya *qodim*.." 

terus berulang ..  pas 30 kali .. tiba-tiba seorang petugas menyolek sang ustadz .. dan ngrebut mic

"Lapor Ustadz ..  tolong disebut juga POLSEK .. nggak enak sama tuan rumah masak dari tadi KODIM terus yang disebut ... yang ngundang 'kan Polsek ...?"



😿

Mie

  

Di acara buka puasa bersama di salah satu kantor kedutaan besar negara sahabat di Indonesia, Sang Dubes berusaha ramah terhadap istri salah seorang pejabat di Indonesia yang ada di depannya.

Dubes : "Do You like salad, Mam?"

Dikira nanyain shalat, si Nyonya menjawab : "Oh yes, five times a day."

Dubes : "Wow, that's very healthy. What kind of dressing (saos) do you like for salad?"

Nyonya : "Mukena of course."

Si Dubes berpikir keras dan menjawab : "That must be a new dressing for salad. I never knew it before." (Pasti itu saos baru, saya kok belum pernah tahu).

Sampai ketika Chinese food keluar, si nyonya berusaha membalas keramahan si Dubes dengan pede walaupun bahasa inggris pas-pasan.

Nyonya (sambil nyendok mie yang masih panas) : "Do you like mie?"

Dubes (bingung, dikiranya 'me' itu 'saya') : "Eeem... yes, with all my respect."

Nyonya (dengan mantap menimpali) : "Still hot you know."

Dubes : 😳😳😳😁😁😁😨



πŸ˜„πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

Minggu, 12 Juni 2016

Panta


 


Disuruh ke warung

Si Ucok di suruh bapak nya ke warung.

Bapak memanggil Ucok anaknya, umur 7 tahun kelas 2 SD. 

"Cok.. ini uang... kau pergi ke warung belikan coca-cola... buat bapak satu, buat ibu satu, buat kakak satu, dan buat kau satu. 

Jadi berapa belinya?"

Dengan polos Ucok menjawab : "Tiga... Pak". 

"Coba kau hitung lagi... bapak satu, ibu satu, kakak satu, kau satu. Berapa jadinya?". 

Ucok : "Tiga, pak".

Bapak mulai marah... 

"Payah kali kau ini. Di sekolah apa kau gak diajari ngitung.... Coba hitung lagi...!!

Kau beli coca-cola utk bapak satu, ibu satu, kakak satu, trus kau satu!!! 

Jadi berapa coca-cola nya...???" 

Ucok sambil nangis: "tiga, pak...... aku mau PANTAAAAAAAA ..... 



πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

Enak Jaman Pak Harto

  


πŸ˜ŠπŸ˜‹ 


Enak ngendi jamane Pak Harto karo saiki.

Ibu : "Sakjane jaman saiki karo jamane  Pak Harto enak endi yo pak!"
Bapak : "Yoo.. Jelas enak jamane Pak Harto..."
Ibu : "Kok iso?..."
Bapak : "Lha... Iya.. Jamane Pak Harto awakmu isih enom, isih ayu... Saiki rak wis tuek.."
Ibu : "Omonganmu pak..., tak kepruk irus kapok!"



😜😜

Selasa, 07 Juni 2016

Beda Waktu

  


Ujang baru  pertama kali puasa di New York. Dia menelpon operator mau tanya perbedaan waktu dengan kampungnya karena ragu jadwal waktu buka puasa di sana.
Dengan bahasa Inggris modal nekad dia bertany a: "Hello operator. Time difference New York and Bojong Koneng, West Java, please." 

Operator menjawab : "One minute, please.." 

Ujang langsung menutup telpon : "Edaaan.. cuman beda satu menit doang jeung desa urang euy..!!!




πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜œπŸ˜œ