Sidang Rekaman
Hakim : apakah benar suara yg baru kita dengarkan tadi hasil dari rekaman saudara sendiri?
Saksi : benar yang mulia
Hakim : saudara kok berani beraninya membuat rekaman, apa dasar/alasan saudara untuk merekam sendiri?
Saksi : karena tidak satupun perusahaan rekaman yg bersedia untuk melakukannya pak.
Hakim : ???????
Pusing .....
πππ
Ini cuplikan dialog sidang Saudara
+ Sodara pengadu, anda kenal dgn sodara SN?
- Tidak yg mulia...
+ Lho, gak kenal kok bisa ngaduin sodara SN?
- Saya tidak ngaduin sodara SN, yg mulia?
+ Sik, sik, sik... lha terus buat apa kita gelar sidang? Sodara jangan maen2 lho ya?
- Tidak, yg mulia.... saya ngaduin SN, bukan sodaranya, yg mulia! Dan saya jugak ndak kenal sama sodara SN.
Cuplikan sidang nama Saudara
+ Sodara pengadu, sodara tahu kenapa dipanggil MKD?
- Ndak tau, yang mulia.
+ Lho, gimana ini. Sodara dipanggil MKD untuk mempertanggungjawabkan aduan sodara!
- Tapi nama saya SS, yang mulia, bukan MKD! Kenapa saya dipanggil MKD, yang mulia?
+ (kepada rekannya) Wis, rek! Aku prei dadi yang mulia....
ππππππ
π
ππ»ππ»
Tidak ada komentar:
Posting Komentar